Sakalaty_jr

SELAMAT DATANG Di BLOG SAKALATY_jr "KERENDAHAN HATI AKAN MENGANGKAT DERAJAT SETIAP ORANG"(Jst)

Minggu, 19 Juli 2020

Pikul Salib

DSL 99. PIKUL SALIB (Ayat 1, 2 & 3)


Hendaklah kau iring Yesus pikul salib, jangan takut dan belisah ikut tabib.

  Reef     Pikullah salibmu, serta 
             pandang tetap.             Hingga dapatlah              mahkota sukar lenyap2. Tuhan tuntut     kerendahan Pikul Salib,     kalau rasa kelemahan     ikut tabib.    
3. Apapun juga mau tegahkan    tinggal tetap,
    Tuhan Yesus klak    teguhkan hingga genap.









Rabu, 11 Desember 2019


DSL. No 4 : KEKASIH JIWA

Kekasih jiwa dekatlah
Mukhalis kami Yesus,
yang rasa b’rat tangggungannnya
dipanggil oleh Yesus

Reef ** Baik Malak  menyanyilah.
        Puji Yesus, Tuhannya,
        boleh engkau pun meggah.
        Kekasihku Yesus

Pujian, hormat dan syukur
Keliling bagi Yesus
Tahlil, nyanyian, dan mazmur
Kekal kepada Yesus


TATA IBADAH PERAYAAN  NATAL
LINGKUNGAN PELAYANAN I
JEMAAT PAULUS KUSU LOFRA
Desember 2019
========================================================================
PERSIAPAN : Pujia Natal
AJAKAN BERIBADAH ( jemaat berdiri )
Pemimpin :  “Sungguh alangkah baik dan indahnya apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atass kepala meleleh ke janggut, yang ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion”
Karena itu, marilah kita mengangkat pujian dan sembah, mengaminkan kuasaNya di dalam Yesus Kristus yang sudah melawat kita manusia oleh karena kasih-Nya.
Menyanyi  KJ No. 109 ayat 1  “HAI MARI BERHIMPUN”
Hai mari berhimpun dan bersukaria,hai mar isemua ke Betlehem,
Lihat Yang Lahir Raja bala sorga, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia,sembah dan puji Dia Tuhanmu
TAHBISAN DAN SALAM (Jemaat berdiri)
Pemimpin :   Persekutuan ibadah Natal saat ini, jadilah kiranya di dalam nama TUHAN Allah Bapa, Put’ra dan Roh Kudus. Amin.
                       Salam sejahtera dari Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
Jemaat        :   Besar kuasa-Nya dan damai sejahtera Allah tidak pernah berkesudahan untuk selama-lamanya. Amin.
Menyanyi KJ No. 119:1,2,4 “Hai dunia gembiralah”
Hai dunia gembiralah dan sambut Rajamu
Di hatimu terimalah bersama bersyukur
Bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur
PENGAKUAN DOSA DAN BERITA ANUGERAH     (Jemaat Duduk)
Pemimpin    :   Dengan penuh kerendahan hati marilah kita mengaku dosa kita kepada Tuhan Allah. Mari Berdoa:
                     Ya Tuhan, oleh kemurahanMU, kami dapat berkumpul dalam persekutuan ini. Kami datang dengan penuh kerinduan untuk menghayati dan menikmati kedatangan-Mu ke dalam dunia ini. Ampunilah dan layakanlah kami orang-orang yang terkadang mencipta perselisihan, perseteruan, kesalahan berucap, kesalahan melangkah dan bertindak, kecenderungan mempersalahkan orang lain, keinginan menyakiti hati orang lain, karena rasa iri hati, dendam, serta kemunafikan yang gaya kehidupan pribadi dan keluarga kami. Amin
Menyanyi KLIK No. 190 HIDUP RUKUN DAN DAMAI
Alangkah bahagianya Hidup rukun dan damai
Di dalam persaudaraan Bagai minyak yang harum
Reef **  Alangkah bahagianya Hidup rukun dan damai
PENGAKUAN DOSA ( Jemaat berdiri )
Pemimpin     :    Ya Tuhan kami datang kepadaMu sambil mengaku bahwa hati ini sering tak terkendali karena sikap emosional, yang mengakibatkan orang lain tersisi dan menderita. Baharuilah kami Ya Tuhan dengan cinta kasihMu agar kami memiliki kemampuan untuk menguasai diri, dan kami terhindar dari perselisihan.
Jemaat           : Ampunilah dan layakkanlah kami menjadi anak-anakMu yang setia dan taat kepadaMu. Amin
Pemimpin    :    Setiap orang yang ,mengaku dosanya dihadapan Tuhan Allah dengan jujur dan mau bertobat serta merindukan pembaharuan hidup, kepadanya diberitakan bahwa Allah dalam kasihNya telah mengutus anakNya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia dari segala dosa.
Menyanyi “ Indah Sebagai Di Eden
Indah sebagai di Eden Pada permulaan
Hutan dan rimba berbunga,Tampak sedap senang

Marilah hari mulia, Hari penuh khalas…..
Ditengah kerja ku harap, Kau datang lekas lekas.

Orang yang buta melihat, yang tuli dengarlah
Orang yang timpang melompat, pujilah namaNya
NUBUATAN DAN JANJI PARA NABI          (Jemaat Duduk)
Pemimpin     :   Hidup adalah anugerah, sebuah pemberian TUHAN. Hidup selalu diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan sejarahnya telah mencatat oleh karya selamat-Nya, manusia dimenangkan-Nya. Sejarah juga mengingatkan kita bahwa semua karya-Nya itu adalah sesuai janji dalam nubuat para nabi. Mari kita perhatikan janji TUHAN dalam nubuatan para nabi.
( Yesaya 9:5 ; Mikha 5:1  ; Zakharia 9:9 )
PENGHAYATAN KEDATANGAN JURUSELAMAT
Pemimpin     : Terang yang bersinar di Betlehem adalah terang abadi yang menerangi alam semesta. Terang itulah yang menjembatani antara Tuhan dan manusia. Terang itulah yang menerangi umat kudus untuk bersekutu berbakti dan melayani.
Saat ini Tuhan Allah telah memberikan kesempatan lagi bagi kita untuk merasakan makna terang itu dalam symbol penyalaan lilin.
Marilah kita bulatkan tekad untuk hidup menurut terang yang sejati, sama seperti kata Firman: “Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainakan ia akan mempunyai terang hidup”.
Lampu dipadamkan………( jemaat berdiri )
Marilah kita menyalakan lilin-lilin ini sebagai tanda bahwa kita benar-benar bisa menjadi terang bagi orang lain.
Menyanyi “MALAM KUDUS” versi DSL ayat 1 & 2
Malam kudus sunyi senyap siapa yang b'lum lelap
ayah bunda yang tinggallah t'rus, jaga Anak yang Maha Kudus
Anak dalam malaf, Anak di dalam malaf.

Hai, lihatlah! di Efrata t'rang besar turunlah
waktu tentra surgawi megah puji Allah sebab nikmatnya
ingat dunia yang g'lap, ingatlah dunia yang g'lap.
PELAYANAN FIRMAN TUHAN
DOA PEMBACAAN
PEMBACAAN ALKITAB
Pemimpin     : Berbahagialah setiap orang yang mendengarkan Firman Tuhan, dan mau melakukan dalam hidupnya setiap saat.
PUJI  PUJIAN : VG / PS
KHOTBAH
PUJI  PUJIAN : PS / VG
PERSEMBAHAN NATAL
Pemimpin     : Marilah kita mempersembahkan persembahan kita sebagai wujud ucapan syukur menyambut sang  Juruselamat
Menyanyi “ Bernyanyilah Bagi Tuhan “
Bernyanyilah bagi Tuhan Hua
Nyanyikanlah nyanyian syukur bagiNya
Persembahkanlah hormat dan pujian
Atas kemurahanNya pada kita
Reff
Bersyukurlah atas segala berkat
Yang telah dilimpahkanNya bagi kita, bagi kita ..
Dan tak putus-putusnya kita terima, terima, terima
Ya Allahku Yang Ajaib ..

Ya Yesus Engkau sangat Mulia
Bagi semua orang percaya
Naikkanlah doa kepadaNya
Sebab bagi Kristus, Tidak ada Yang Mustahil ..
DOA SAFAAT
PUJI – PUJIAN : VG / PS
Menanyi Kj. No. 100 “  Muliakanlah “
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah,
Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah Tuhan Allah!
Muliakanlah Tuhan Allah!
Damai sejaht’ra turun ke bumi;
damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang, bagi orang pengasihanNya,
bagi orang pengasihanNya, pengasihanNya.
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah,
Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang pengasihanNya,
Amin, amin, amin.
PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pemimpin     :    Di sini, dalam penantian kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali, kita semua diliputi sukacita menyambut Natal tahun ini. Marilah kita pulang membawa sukacita itu, sambil menantikan kedatanganNya kembali dalam kemuliaan.
                        Pergilah, tebarkanla kedamaian dan jadilah sahabat bagi semua orang serta terimalah berkat Tuhan: Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah dan Persekutuan Roh Kudus menyertai kamu dari sekarang sampai selama-lamanya.
P + J           :    Amin, amin, amin, amin, amin. (Dinyanyikan).

Selasa, 22 Oktober 2019

Abrasi Pantai

Foto oleh Junnior (Pantai Kusu Lofra)

Pengertian Abrasi

Abrasi ialah pengikisan daerah pantai akibat gelombang dan arus laut yang sifatnya destruktif. Menurut KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) Abrasi ialah pengikisan batuan oleh angin, air atau es yang mengandung bahan yang sifatnya merusak.

Abrasi merupakan salah satu masalah serius yang tanpa disadari adalah merupakan  ancaman nyata bagi manusia yang mendiami daerah pesisir pantai. Selain itu luasan garis pantai yang semakin berkurang akan berdampak buruk bagi lingkungan yang akan menyebabkan hilangnya habitat tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang telah mendiami daerah tersebut. Dengan demikian maka penanganan cepat dan tepat adalah suatu keharusan untuk dilakukan.

Masalah abrasi pantai akhir – akhir ini cenderung meningkat di daerah pesisir, ini disebabkan oleh adanya angkutan sedimen menyusur pantai sehingga mengakibatkan berpindahnya sedimen dari satu tempat ke tempat lainnya. Angkutan sedimen menyusur pantai terjadi bila arah gelombang datang membentuk sudut dengan garis normal pantai. Selain hal tersebut factor yang mempengaruhinya adalah besarannya tiupan angin pada daerah tertentu.

Abrasi juga merupakan proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Adapun yang mendapat kerusakan akibat gelombang laut tersebut yaitu tanah dasarnya yang menyebabkan terjadinya penggerusan secara simultan pada partikel tanah oleh air mengalir atau gelombang, arus. Vegetasi alami adalah perlindungan erosi yang paling ramah terhadap lingkungan namun terkadang kondisi ini tidak mungkin untuk pertumbuhan vegetasi yang diakibatkan oleh curah hujan yang besar di lereng, gelombang besar di pantai. 

Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipengaruhi oleh gejala alami dan tindakan manusia. Tindakan manusia yang mendorong terjadinya Abrasi adalah pengambilan batu dan pasir di pesisir pantai sebagai bahan bangunan. Selain itu penebangan pohon-pohon pada hutan pantai atau hutan Mangrove memacu terjadinya Abrasi pantai lebih cepat.

Untuk mencegah terjadinya Abrasi pantai perlu dilakukan beberapa cara, yaitu seperti penanaman Mangrove dan pohon-pohon lain pada hutan pantai serta memelihara pohon-pohon tersebut dari gangguan manusia. 

2. Penyebab Abrasi

Penyebab terjadinya Abrasi dipengaruhi oleh dua factor, yaitu factor alam dan factor manusia. Factor alam yang menimbulkan abrasi yaitu pengaruh pasang surut air laut, angin diatas lautan yang menghasilkan gelombang dan juga arus laut yang sifatnya merusak. Fenomena alam ini tidak dapat dihindari karena laut memiliki siklusnya tersendiri, dimana pada satu periode angin akan bertiup dengan sangat kencang dan menghasilkan gelombang dan arus laut yang besar. 

Sedangkan Abrasi yang disebabkan oleh aktifitas manusia yaitu ;
  • Hilangnya vegetasi Mangrove atau hutan Bakau di daerah pesisir pantai, karna penebangan yang tidak beraturan. padahal sebagaimana kita ketahui bahwa Mangrove yang ditanam atau tumbuh dipinggiran pantai, akar - akarnya mampu menahan ombak sehingga dapat menghambat terjadinya pengikisan garis pantai
  • Pengambilan Pasir di pantai. aktifitas ini menjadi momok bagi keberadaan garis pantai tersebut. pada umumnya orang yang hidup di pesisir pantai mengharapkan material bangunan dari lokasi dimana mereka tinggal, padahal tanpa disadari ketergantungan tersebut merupakan hal salah yang dibenarkan.

Untuk keberadaan hutan bakau kini banyak yang telah dirusak oleh manusia. Selain itu dapat juga diakibatkan oleh faktor bencana alam seperti tsunami. Rusaknya bibir pantai di perairan Indonesia akibat abrasi itu tidak terlepas dari geologi, kekuatan ombak laut serta pusaran angin.

Pencegahan Abrasi

Abrasi dapat dicegah, karena abrasi bukanlah bentuk bencana yang datang tiba - tiba tanpa diketahui oleh manusia. Untuk mencegah terjadinya Abrasi, maka beberapa hal dapat dilakukan oleh manusia, yaitu :

1. Penanaman dan Pemeliharaan pohon Bakau.
   Bakau adalah jenis pepohonan pantai yang akarnya menjulur ke dalam air pantai. Pohon ini lazim ditanam di garis pantai yang sekaligus menjadi pembatas daerah yang berair dengan daerah pantai yang berpasir. Ketika pohon ini tumbuh dan berkembang, akarnya akan semakin kuat sehingga dapat menahan gelombang dan arus laut agar tidak sampai menghancurkan bebatuan atau berbagai macam jenis jenis tanah atau pasir di daerah pantai kemudian mengikisnya sedikit demi sedikit.

2. Pemeliharaan Terumbu Karang
  Terumbu karang di dasar laut dapat mengurangi kekuatan gelombang dan arus laut yang akan menyentuh pantai. Karena itu, jika tumbuhan dasar laut ini dilestarikan dan dilindungi, gelombang laut tidak akan seganas biasanya sehingga kemungkinan abrasi pantai dapat diminimalisir.

3. Pelarangan Penambangan Pasir
  Regulasi yang demikian sangat berperan penting dalam upaya mengurangi abrasi pantai. Jika persediaan pasir di tepian pantai tetap dalam kategori cukup, maka air pasang, gelombang atau arus laut tidak akan banyak menyentuh garis pantai sehingga dalam hal ini abrasi bisa dihindari karena penyebab utamanya dapat terhalangi untuk menyentuk sasaran.